Kacamata safety merupakan salah satu alat pelindung diri (APD) yang digunakan untuk membantu melindungi mata dari berbagai bahaya di tempat kerja. Namun, memilih kacamata safety tidak cukup hanya berdasarkan bentuk, warna lensa, atau kenyamanan saat digunakan.
Spesifikasi dan standar kacamata safety juga perlu diperhatikan agar perlindungan yang dipilih sesuai dengan risiko pekerjaan.
Standar pada produk pelindung mata dapat memberikan informasi mengenai persyaratan desain, pengujian, performa, serta penggunaan produk. Salah satu standar yang banyak dikenal adalah ANSI Z87.1, sementara di Eropa terdapat EN 166 untuk perlindungan mata secara umum.
Mengapa Standar Kacamata Safety Penting?
Setiap lingkungan kerja memiliki potensi bahaya yang berbeda. Pekerja dapat menghadapi risiko berupa debu, serpihan material, benturan, percikan cairan, radiasi tertentu, atau kombinasi beberapa bahaya sekaligus.
Karena itu, perlindungan mata harus dipilih berdasarkan bahaya yang mungkin terjadi.
OSHA menjelaskan bahwa pelindung mata dan wajah harus memberikan perlindungan terhadap bahaya tertentu yang dihadapi pekerja, nyaman digunakan, tidak membatasi penglihatan atau gerakan, tahan lama, mudah dibersihkan, serta tidak mengganggu fungsi APD lain.
Standar membantu memberikan acuan mengenai karakteristik dan performa perlindungan mata tersebut.
ANSI Z87.1 pada Kacamata Safety
ANSI Z87.1 merupakan standar perlindungan mata dan wajah yang dikembangkan untuk menetapkan kriteria terkait desain, persyaratan umum, pengujian, penandaan, pemilihan, perawatan, dan penggunaan pelindung mata.
OSHA mencantumkan ANSI Z87.1 sebagai salah satu standar konsensus yang digunakan sebagai acuan untuk perangkat pelindung mata dan wajah.
Standar ini berkaitan dengan perlindungan terhadap berbagai jenis bahaya, termasuk benturan, radiasi non-ionisasi, dan bahaya kimia tertentu.
Apa Arti Tanda Z87 pada Kacamata Safety?
Pada produk tertentu, pengguna dapat menemukan tanda atau marking yang berkaitan dengan standar pada bagian lensa atau frame.
Tanda tersebut membantu mengidentifikasi karakteristik perlindungan dan kesesuaian produk berdasarkan spesifikasi yang ditetapkan.
Namun, jangan hanya melihat satu tanda pada produk. Selalu perhatikan informasi lengkap dari produsen karena marking dan spesifikasi dapat berbeda berdasarkan jenis produk dan tingkat perlindungannya.
Mengapa Marking pada Produk Penting?
Marking membantu pengguna mengidentifikasi produk dan karakteristik perlindungannya.
Dalam regulasi OSHA untuk konstruksi, pelindung mata dan wajah harus diberi tanda yang memungkinkan identifikasi produsen. Perangkat tersebut juga harus memberikan perlindungan yang memadai terhadap bahaya yang dirancang untuk dihadapi.
Karena itu, pemeriksaan marking dan informasi produk merupakan bagian penting sebelum menggunakan kacamata safety.
Mengenal EN 166 pada Pelindung Mata
Selain ANSI, Anda juga dapat menemukan produk perlindungan mata dengan standar Eropa seperti EN 166.
EN 166 berkaitan dengan persyaratan umum untuk perlindungan mata dan menjadi salah satu standar yang digunakan pada produk eye protection di pasar Eropa.
Dalam praktiknya, produk dengan standar tertentu dapat memiliki marking yang memberikan informasi mengenai karakteristik perlindungannya.
Karena sistem marking dapat cukup teknis, pengguna sebaiknya selalu mengacu pada informasi resmi produk dan dokumentasi dari produsen.
Perbedaan ANSI dan EN 166
ANSI dan EN 166 berasal dari sistem standar yang berbeda.
Secara sederhana:
| Standar | Sistem | Fokus |
|---|---|---|
| ANSI Z87.1 | Amerika Serikat | Perlindungan mata dan wajah untuk kebutuhan kerja dan penggunaan tertentu |
| EN 166 | Eropa | Persyaratan umum untuk pelindung mata |
Keduanya memiliki tujuan untuk membantu memastikan bahwa perangkat perlindungan mata memenuhi persyaratan tertentu.
Namun, ANSI dan EN 166 tidak dapat dianggap sebagai dua standar yang identik. Persyaratan pengujian, sistem marking, dan klasifikasinya dapat berbeda.
Karena itu, ketika memilih produk, jangan hanya membandingkan nama standar. Periksa juga tingkat perlindungan dan spesifikasi yang benar-benar dibutuhkan untuk pekerjaan.
Memahami Tanda pada Lensa Kacamata Safety
Selain nama standar, beberapa kacamata safety memiliki berbagai kode atau marking pada lensa dan frame.
Marking tersebut dapat memberikan informasi mengenai karakteristik produk, seperti jenis filter, tingkat perlindungan terhadap benturan, atau karakteristik lainnya, tergantung standar yang digunakan.
Marking untuk Perlindungan Benturan
Perlindungan terhadap benturan menjadi perhatian penting pada pekerjaan yang menghasilkan serpihan atau partikel.
Contohnya terdapat pada aktivitas seperti:
- Penggerindaan
- Pemotongan material
- Pengeboran
- Pekerjaan mesin
- Pekerjaan manufaktur tertentu
Namun, tingkat perlindungan tidak boleh diasumsikan hanya berdasarkan bentuk kacamata. Periksa marking dan spesifikasi resmi produk.
Marking Filter atau Lensa Berwarna
Kacamata dengan lensa berwarna dapat memiliki fungsi tertentu berdasarkan jenis filternya.
Lensa tertentu dapat digunakan untuk mengurangi paparan cahaya atau memberikan perlindungan terhadap radiasi tertentu sesuai spesifikasinya.
Untuk pekerjaan pengelasan, misalnya, pemilihan filter harus mempertimbangkan jenis proses dan tingkat paparan radiasi. OSHA menyediakan panduan mengenai pemilihan shade untuk berbagai aktivitas pengelasan dan pemotongan.
Karena itu, kacamata safety biasa tidak boleh dianggap sebagai pengganti perlindungan khusus untuk pekerjaan pengelasan.
Standar Bukan Satu-Satunya Pertimbangan
Memiliki standar tertentu bukan berarti satu jenis kacamata safety cocok untuk seluruh pekerjaan.
Pemilihan tetap harus mempertimbangkan risiko yang ada di tempat kerja.
Misalnya, kebutuhan perlindungan untuk pekerjaan yang menghasilkan debu dapat berbeda dengan pekerjaan yang memiliki risiko percikan cairan atau benturan berkecepatan tinggi.
OSHA juga menekankan pentingnya mencocokkan jenis pelindung mata dengan bahaya yang dihadapi serta memperhatikan kompatibilitasnya dengan APD lain.
Kapan Menggunakan Safety Glasses dan Safety Goggles?
Pemilihan antara safety glasses dan safety goggles juga harus mempertimbangkan jenis bahaya.
Safety glasses umumnya digunakan untuk memberikan perlindungan terhadap risiko tertentu seperti partikel dan benturan sesuai spesifikasi produknya.
Safety goggles memiliki desain yang lebih menutup area sekitar mata dan dapat digunakan pada kondisi yang membutuhkan cakupan perlindungan berbeda, termasuk risiko percikan tertentu sesuai spesifikasi.
Untuk memahami perbedaan jenis pelindung mata secara lebih lengkap, Anda dapat membaca artikel jenis-jenis kacamata safety dan fungsinya.
Cara Memeriksa Kacamata Safety Sebelum Digunakan
Sebelum digunakan, lakukan pemeriksaan sederhana terhadap kondisi produk.
Periksa:
- Kondisi lensa
- Frame
- Tangkai
- Nose bridge
- Ventilasi pada goggles
- Marking atau tanda standar
- Kerusakan atau retakan
- Goresan yang mengganggu pandangan
Kacamata yang rusak atau memiliki kondisi yang dapat mengurangi fungsi perlindungannya sebaiknya tidak digunakan.
Perawatan dan pemeriksaan secara berkala juga membantu menjaga kondisi perlindungan mata.
Apakah Semua Kacamata Safety Memiliki Standar yang Sama?
Tidak.
Produk perlindungan mata dapat memiliki standar, klasifikasi, marking, dan spesifikasi yang berbeda.
Karena itu, jangan memilih hanya berdasarkan label “safety glasses” atau “safety goggles”.
Perhatikan:
- Standar yang digunakan
- Jenis perlindungan
- Marking pada produk
- Spesifikasi lensa
- Risiko pekerjaan
- Kenyamanan dan ukuran
- Kompatibilitas dengan APD lain
Dengan memahami informasi tersebut, pemilihan perlindungan mata dapat dilakukan dengan lebih tepat.
Tips Memilih Kacamata Safety Berdasarkan Standar
Sebelum membeli atau menggunakan kacamata safety, lakukan beberapa langkah berikut:
Identifikasi Bahaya
Tentukan terlebih dahulu jenis bahaya yang mungkin mengenai mata.
Periksa Standar
Lihat standar dan marking yang tercantum pada produk atau dokumentasi produsen.
Sesuaikan dengan Risiko
Pastikan tingkat perlindungan sesuai dengan bahaya yang dihadapi.
Perhatikan Kenyamanan
Produk harus dapat digunakan dengan nyaman tanpa mengganggu penglihatan.
Periksa Kompatibilitas APD
Pastikan kacamata dapat digunakan bersama helm safety, pelindung pendengaran, respirator, atau APD lain yang diperlukan.
Kesimpulan
Memahami standar kacamata safety membantu pengguna mengetahui bahwa perlindungan mata tidak hanya berkaitan dengan bentuk atau desain produk.
ANSI Z87.1 dan EN 166 merupakan contoh standar yang dapat ditemukan pada produk perlindungan mata, tetapi standar bukan satu-satunya faktor dalam menentukan pilihan.
Jenis bahaya, tingkat risiko, spesifikasi produk, marking, kenyamanan, dan kompatibilitas dengan APD lain tetap harus dipertimbangkan.
Dengan memilih kacamata safety berdasarkan kebutuhan pekerjaan dan informasi spesifikasi yang jelas, perlindungan mata dapat diterapkan secara lebih tepat di lingkungan kerja.
Untuk melihat berbagai pilihan kacamata safety, safety glasses, dan safety goggles, Anda dapat mengunjungi halaman Eye Protection PT Dunia Saftindo.
Untuk kebutuhan perlindungan kerja dari kategori lainnya, Anda juga dapat melihat kebutuhan alat pelindung diri yang tersedia di PT Dunia Saftindo.


