Face shield dan pelindung wajah merupakan bagian dari perlengkapan pelindung diri yang digunakan untuk membantu melindungi wajah dari berbagai potensi bahaya di lingkungan kerja. Namun, tidak semua face shield memiliki tingkat perlindungan dan spesifikasi yang sama.
Memahami standar face shield dan informasi pada produk penting dilakukan sebelum menentukan pelindung wajah yang akan digunakan. Jenis bahaya, material visor, sistem pemasangan, visibilitas, serta kompatibilitas dengan APD lain perlu menjadi pertimbangan.
Standar juga membantu memberikan acuan terhadap persyaratan desain, pengujian, marking, pemilihan, penggunaan, dan perawatan perangkat perlindungan mata dan wajah. Salah satu standar yang dikenal luas adalah ANSI/ISEA Z87.1. OSHA mencantumkan ANSI Z87.1 sebagai salah satu standar konsensus untuk perangkat perlindungan mata dan wajah.
Mengapa Standar Face Shield Penting?
Face shield digunakan pada berbagai kondisi kerja sehingga kebutuhan perlindungannya dapat berbeda-beda.
OSHA menekankan bahwa perlindungan mata dan wajah harus memberikan perlindungan yang memadai terhadap bahaya tertentu yang dirancang untuk dihadapi. Perangkat tersebut juga perlu nyaman, tidak mengganggu gerakan, tahan lama, serta mudah dibersihkan dan dirawat.
Karena itu, penggunaan face shield sebaiknya tidak hanya berdasarkan bentuk atau harga. Informasi standar dan spesifikasi produk juga perlu diperiksa.
Mengenal ANSI Z87.1 untuk Perlindungan Mata dan Wajah
ANSI/ISEA Z87.1 merupakan standar yang membahas perangkat perlindungan mata dan wajah untuk lingkungan kerja dan pendidikan.
Standar ini mencakup berbagai aspek seperti persyaratan umum, pengujian, marking, pemilihan, perawatan, dan penggunaan pelindung. OSHA menyebut ANSI Z87.1 sebagai salah satu standar konsensus yang digunakan sebagai acuan untuk perlindungan mata dan wajah.
Penerapan standar tersebut berkaitan dengan perlindungan terhadap berbagai bahaya, termasuk benturan, radiasi non-ionisasi, dan jenis bahaya tertentu lainnya.
Apa yang Perlu Diperhatikan pada Marking Produk?
Marking pada perangkat pelindung mata dan wajah membantu memberikan informasi mengenai produk dan karakteristik perlindungannya.
Pada produk yang mengikuti standar tertentu, pengguna dapat menemukan tanda yang berkaitan dengan standar atau karakteristik perlindungan pada bagian produk.
Namun, jangan menentukan tingkat perlindungan hanya berdasarkan satu kode atau tanda. Selalu periksa informasi teknis, petunjuk penggunaan, dan dokumentasi dari produsen.
OSHA juga mensyaratkan perangkat perlindungan mata dan wajah diberi tanda yang memudahkan identifikasi produsennya dalam konteks regulasi tertentu.
Material Visor pada Face Shield
Material visor merupakan salah satu bagian penting dari face shield.
Visor dapat dibuat menggunakan berbagai jenis material dengan karakteristik yang berbeda. Perbedaan material dapat memengaruhi bobot, kejernihan pandangan, ketahanan terhadap kondisi tertentu, dan karakteristik perlindungan.
Karena itu, jangan memilih face shield hanya berdasarkan tampilan transparan atau bentuk visor. Periksa spesifikasi material dan penggunaan yang direkomendasikan oleh produsen.
Face Shield dan Perlindungan terhadap Benturan
OSHA menjelaskan bahwa face shield saja tidak memberikan perlindungan yang memadai terhadap bahaya benturan pada mata. Untuk kondisi yang membutuhkan perlindungan terhadap benturan, face shield dapat digunakan bersama goggles atau safety spectacles sesuai kebutuhan.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai berbagai pilihan pelindung wajah dan kegunaannya, Anda dapat membaca jenis-jenis pelindung wajah dan fungsinya.
Face Shield untuk Risiko Percikan
Face shield dapat digunakan sebagai perlindungan tambahan pada pekerjaan yang memiliki potensi percikan.
Namun, karakteristik cairan atau material yang digunakan perlu diperhatikan. Tidak semua visor memiliki ketahanan yang sama terhadap bahan tertentu.
Untuk pekerjaan yang melibatkan bahan kimia, periksa informasi kompatibilitas material dan rekomendasi produsen sebelum menentukan produk.
Jika terdapat risiko terhadap mata, pelindung mata yang sesuai tetap perlu dipertimbangkan berdasarkan hasil identifikasi risiko.
Face Shield untuk Panas dan Radiasi
Pekerjaan tertentu dapat melibatkan panas atau radiasi non-ionisasi, seperti proses pengelasan dan pemotongan.
Untuk kondisi tersebut, diperlukan perlindungan yang memang dirancang untuk karakteristik bahaya tersebut.
Jangan menganggap face shield transparan biasa dapat menggantikan pelindung khusus untuk pekerjaan dengan paparan radiasi. OSHA memiliki persyaratan dan panduan tersendiri mengenai pemilihan filter atau shade untuk pekerjaan yang menghasilkan radiant energy.
Perbedaan Face Shield Biasa dan Pelindung Khusus
Tidak semua pelindung wajah digunakan untuk kondisi yang sama.
Secara umum, terdapat perbedaan antara pelindung wajah untuk pekerjaan umum dengan produk yang dirancang untuk kebutuhan khusus.
| Jenis perlindungan | Contoh kebutuhan |
|---|---|
| Face shield umum | Perlindungan wajah tambahan terhadap percikan atau partikel sesuai spesifikasi |
| Face shield untuk pekerjaan mekanis | Pekerjaan yang menghasilkan serpihan sesuai tingkat perlindungan produk |
| Face shield dengan sistem helm | Perlindungan wajah yang dipasang atau digunakan bersama helm yang kompatibel |
| Pelindung khusus pengelasan | Perlindungan terhadap radiasi dan cahaya dari proses pengelasan sesuai spesifikasi |
| Pelindung dengan material khusus | Pekerjaan yang membutuhkan karakteristik material tertentu |
Tabel tersebut hanya memberikan gambaran umum. Pemilihan akhir tetap harus berdasarkan penilaian risiko dan spesifikasi produk.
Kompatibilitas dengan APD Lain
Face shield sering digunakan bersama perlengkapan APD lainnya.
Perhatikan kompatibilitasnya dengan:
- Helm safety
- Kacamata safety
- Safety goggles
- Pelindung pendengaran
- Respirator
- APD lain yang diperlukan
OSHA menekankan bahwa pelindung harus tidak mengganggu fungsi APD lain yang diperlukan. Panduan pemilihan juga mengingatkan bahwa beberapa jenis pelindung mungkin tidak kompatibel jika digunakan bersamaan.
Karena itu, kombinasi APD harus diuji dan dipilih secara tepat agar masing-masing tetap berfungsi sebagaimana mestinya.
Cara Memeriksa Spesifikasi Face Shield
Sebelum menggunakan face shield, perhatikan informasi berikut:
1. Standar Produk
Periksa standar yang digunakan dan pastikan informasi tersebut berasal dari produsen atau dokumentasi resmi produk.
2. Material Visor
Ketahui material yang digunakan dan karakteristik perlindungannya.
3. Jenis Bahaya yang Dihadapi
Pastikan produk dirancang untuk kondisi kerja yang akan dihadapi.
4. Sistem Pemasangan
Periksa apakah visor dapat digunakan dengan helm atau sistem pemasangan yang digunakan.
5. Bidang Pandang
Pastikan visor memberikan pandangan yang cukup jelas dan tidak mengalami kerusakan yang mengganggu penglihatan.
6. Kompatibilitas APD
Pastikan face shield dapat digunakan bersama APD lain tanpa mengganggu fungsi masing-masing.
Pemeriksaan Kondisi Face Shield
Selain memeriksa standar dan spesifikasi, kondisi fisik face shield perlu diperiksa sebelum digunakan.
Perhatikan:
- Retakan pada visor
- Goresan berat
- Perubahan bentuk
- Bagian pemasangan yang rusak
- Komponen yang longgar
- Kondisi tali atau headgear
- Kotoran yang mengurangi pandangan
Perangkat yang rusak atau tidak lagi memberikan kondisi perlindungan sebagaimana mestinya sebaiknya tidak digunakan.
Perawatan Face Shield
Perawatan yang benar membantu menjaga kondisi pelindung wajah.
Bersihkan visor sesuai petunjuk produsen. Hindari bahan atau metode pembersihan yang dapat merusak permukaan visor.
Setelah digunakan, simpan face shield di tempat yang bersih dan terlindung dari benturan, panas berlebihan, atau kondisi lain yang dapat merusak material.
Perawatan juga perlu memperhatikan petunjuk khusus dari produsen karena karakteristik setiap material dapat berbeda.
Standar Bukan Satu-Satunya Faktor dalam Memilih Face Shield
Memiliki standar tertentu bukan berarti sebuah face shield otomatis cocok untuk semua pekerjaan. Pemilihan tetap harus mempertimbangkan jenis bahaya dan kondisi penggunaan.
Untuk memahami langkah pemilihan berdasarkan risiko pekerjaan, Anda dapat membaca cara memilih pelindung wajah sesuai risiko pekerjaan.
Standar harus dilihat bersama faktor lainnya, seperti:
Jenis bahaya
Tingkat paparan
Material visor
Desain produk
Sistem pemasangan
Kenyamanan
Bidang pandang
Kompatibilitas dengan APD lain
Petunjuk penggunaan produsen
OSHA juga menekankan pentingnya mencocokkan pelindung dengan bahaya yang dihadapi serta mempertimbangkan kemungkinan adanya beberapa bahaya secara bersamaan.
Kesimpulan
Memahami standar face shield membantu pengguna mengetahui bahwa pelindung wajah tidak cukup dinilai hanya dari bentuk, warna, atau harga.
ANSI/ISEA Z87.1 merupakan salah satu standar yang dikenal untuk perangkat perlindungan mata dan wajah. Namun, pemilihan face shield tetap harus mempertimbangkan jenis bahaya, spesifikasi produk, material visor, kompatibilitas dengan APD lain, serta petunjuk penggunaan dari produsen.
Face shield juga tidak selalu menggantikan kacamata safety atau goggles. Untuk bahaya tertentu, beberapa jenis perlindungan perlu digunakan secara bersamaan agar perlindungan mata dan wajah sesuai dengan risiko pekerjaan.
Untuk melihat berbagai pilihan pelindung wajah, face shield, dan Face Protection, Anda dapat mengunjungi kategori Face Protection PT Dunia Saftindo.
Untuk kebutuhan perlindungan kerja lainnya, Anda juga dapat melihat berbagai perlengkapan keselamatan kerja lainnya yang tersedia di PT Dunia Saftindo.


