Helm safety retak yang perlu diganti

Kapan Helm Safety Harus Diganti? Kenali Tanda-Tandanya

Helm safety merupakan perlengkapan pelindung kepala yang harus selalu berada dalam kondisi layak digunakan. Seiring pemakaian, helm dapat mengalami benturan, goresan, paparan lingkungan, atau perubahan kondisi material.

Karena itu, pemeriksaan helm perlu dilakukan secara berkala. Jangan menunggu sampai helm terlihat rusak parah untuk mulai memperhatikannya.

Lalu, kapan helm safety harus diganti?

Jawabannya tidak selalu berdasarkan usia helm saja. Kondisi fisik, riwayat penggunaan, lingkungan kerja, serta rekomendasi produsen juga perlu menjadi pertimbangan.

Mengapa Helm Safety Perlu Diperiksa?

Helm yang terlihat masih bagus belum tentu selalu berada dalam kondisi optimal. Paparan sinar matahari, panas, bahan kimia tertentu, benturan, serta penggunaan yang terus-menerus dapat memengaruhi kondisi material.

Sistem suspensi atau harness juga dapat mengalami keausan akibat penggunaan.

Pemeriksaan rutin membantu menemukan tanda kerusakan lebih awal sehingga helm yang sudah tidak layak dapat segera dikeluarkan dari penggunaan.

Tanda Helm Safety Harus Diperiksa atau Diganti

Berikut beberapa kondisi yang perlu diperhatikan.

1. Cangkang Mengalami Retak

Retakan pada cangkang merupakan tanda yang tidak boleh diabaikan.

Jika ditemukan retakan, pecah, atau kerusakan struktural, hentikan penggunaan helm dan lakukan pemeriksaan sesuai prosedur perusahaan serta rekomendasi produsen.

2. Cangkang Mengalami Deformasi

Helm yang mengalami benturan dapat berubah bentuk.

Perubahan bentuk pada cangkang dapat menjadi indikasi bahwa helm telah menerima energi benturan dan perlu diperiksa.

Jangan menganggap helm masih aman hanya karena tidak terlihat pecah.

3. Helm Pernah Mengalami Benturan Keras

Setelah mengalami benturan signifikan, helm perlu diperiksa meskipun kerusakan tidak terlihat dengan jelas.

Untuk kondisi seperti ini, ikuti prosedur pemeriksaan dan rekomendasi produsen. Jika produsen menyatakan helm harus diganti setelah kejadian tertentu, jangan digunakan kembali.

4. Sistem Suspensi Rusak

Sistem suspensi atau harness memiliki peran penting dalam mempertahankan posisi helm.

Periksa apakah terdapat bagian yang putus, aus, sobek, berubah bentuk, atau tidak dapat digunakan dengan normal.

Harness yang rusak harus ditangani sesuai instruksi produsen.

5. Tali Dagu Mengalami Kerusakan

Pada helm yang menggunakan chin strap, periksa kondisi tali, pengait, dan mekanismenya.

Jika tali atau komponennya rusak sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya, lakukan penggantian sesuai spesifikasi produk.

6. Material Mengalami Perubahan

Perubahan warna atau kondisi material dapat menjadi salah satu tanda yang perlu diperhatikan, terutama apabila helm sering digunakan di luar ruangan dan terpapar sinar matahari.

Namun, perubahan warna saja tidak selalu menjadi satu-satunya dasar untuk menentukan kelayakan helm. Gunakan petunjuk pemeriksaan dari produsen sebagai acuan.

7. Helm Terpapar Bahan yang Tidak Sesuai

Paparan terhadap bahan kimia tertentu dapat memengaruhi material helm.

Jika helm digunakan di lingkungan dengan bahan kimia, periksa ketahanan material berdasarkan spesifikasi produsen.

Jangan menggunakan cairan pembersih atau bahan kimia secara sembarangan pada permukaan helm.

Apakah Helm Safety Memiliki Batas Masa Pakai?

Ya, produsen dapat menetapkan masa pakai atau kriteria penggantian untuk produk tertentu.

Namun, masa pakai helm tidak sebaiknya disamaratakan untuk semua merek dan model.

Material, desain, kondisi penyimpanan, intensitas penggunaan, paparan lingkungan, serta rekomendasi produsen dapat memengaruhi masa penggunaan.

Karena itu, selalu periksa petunjuk resmi dari produsen helm yang digunakan.

Berapa Lama Helm Safety Bisa Digunakan?

Tidak ada satu angka yang dapat digunakan sebagai patokan universal untuk semua helm safety.

Beberapa produsen memberikan rekomendasi tertentu berdasarkan tanggal produksi, tanggal penggunaan pertama, kondisi material, atau faktor lainnya.

Oleh sebab itu, perusahaan sebaiknya mencatat informasi produk dan mengikuti petunjuk produsen daripada menetapkan satu angka masa pakai yang berlaku untuk seluruh jenis helm.

Cara Memeriksa Helm Safety Sebelum Digunakan

Pemeriksaan sederhana dapat dilakukan sebelum pekerja menggunakan helm.

Perhatikan:

Cangkang

  • Apakah ada retakan?
  • Apakah ada deformasi?
  • Apakah terdapat kerusakan akibat benturan?
  • Apakah terdapat perubahan kondisi material?

Suspensi atau harness

  • Apakah ada bagian yang putus?
  • Apakah terdapat keausan?
  • Apakah sistem pengatur ukuran masih berfungsi?

Chin strap

  • Apakah tali masih dalam kondisi baik?
  • Apakah pengait dapat bekerja dengan benar?

Aksesori

  • Apakah masih terpasang dengan benar?
  • Apakah kompatibel dengan helm?
  • Apakah ada kerusakan?

Jika ditemukan masalah, jangan abaikan hanya karena kerusakannya terlihat kecil.

Cara Menyimpan Helm Safety

Penyimpanan yang benar dapat membantu menjaga kondisi helm.

Simpan helm di tempat yang bersih dan sesuai dengan rekomendasi produsen. Hindari penyimpanan di tempat dengan panas berlebihan atau paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama.

Jangan meletakkan benda berat di atas helm karena dapat menyebabkan perubahan bentuk.

Jika helm terkena bahan tertentu, bersihkan sesuai metode yang direkomendasikan produsen.

Jangan Memodifikasi Helm Sembarangan

Modifikasi pada helm dapat memengaruhi fungsi perlindungannya.

Hindari membuat lubang tambahan, memotong bagian tertentu, mengecat dengan bahan yang tidak direkomendasikan, atau memasang aksesori yang tidak kompatibel.

Jika perusahaan membutuhkan logo, identitas pekerja, atau aksesori tambahan, gunakan metode dan produk yang memang diperbolehkan oleh produsen.

Bagaimana Jika Helm Sudah Tidak Layak?

Helm yang sudah rusak atau tidak memenuhi persyaratan penggunaan harus dikeluarkan dari pemakaian.

Jangan memberikan helm yang sudah tidak layak kepada pekerja lain hanya karena kerusakannya dianggap ringan.

Perusahaan juga sebaiknya memiliki prosedur internal untuk pemeriksaan, pencatatan, penggantian, dan pemusnahan perlengkapan pelindung yang sudah tidak dapat digunakan.

Pilih Helm Safety Sesuai Kebutuhan

Selain melakukan pemeriksaan rutin, perusahaan perlu memilih helm yang sesuai sejak awal.

Jika Anda membutuhkan helm safety dan perlengkapan pelindung kepala, PT. Dunia Saftindo menyediakan berbagai pilihan Head Protection untuk kebutuhan konstruksi, industri, proyek, dan lingkungan kerja lainnya.

Untuk kebutuhan perlengkapan safety untuk berbagai kebutuhan kerja, Anda juga dapat melihat pilihan alat keselamatan kerja dan APD yang tersedia di PT. Dunia Saftindo.

Pemilihan produk sebaiknya disesuaikan dengan risiko pekerjaan, spesifikasi produk, standar yang dipersyaratkan, serta rekomendasi produsen.

Kesimpulan

Helm safety harus diperiksa secara rutin dan diganti apabila mengalami kerusakan atau sudah tidak memenuhi persyaratan penggunaan.

Retakan, deformasi, kerusakan suspensi, kerusakan chin strap, benturan keras, perubahan kondisi material, dan paparan tertentu merupakan beberapa kondisi yang perlu mendapatkan perhatian.

Jangan menggunakan satu angka masa pakai sebagai patokan universal. Selalu periksa petunjuk dan rekomendasi produsen karena masa penggunaan dapat berbeda antara satu produk dan produk lainnya.

Dengan pemeriksaan yang konsisten dan penggantian pada waktu yang tepat, perusahaan dapat membantu memastikan perlengkapan pelindung kepala tetap sesuai untuk digunakan pekerja.